Perempuan

21 April, Hari Kartini. Tapi saya lebih suka menyebutnya sebagai hari perempuan Indonesia. Tak ketinggalan kantor-kantorpun ikut merayakan hari perempuan ini. Jika pada saat Imlek kantor mewajibkan karyawan-karyawannya memakai pakaian bernuansa merah, maka pada Hari Kartini tak jarang karyawati memakai kebaya atau pakaian lain yg lebih "perempuan". 
Lalu bagaimana dengan kantor yg tidak punya aturan berkebaya di Hari Kartini ??? Apakah pegawai perempuannya tidak memiliki jiwa perempuan seperti perempuan lain yg sedang berkebaya ??? Saya rasa tidak. Perempuan tidak melulu seputar pakaiannya yg kelihatan "perempuan". Tidak harus berkebaya, memakai rok, atau gaun untuk membuat perempuan layak disebut perempuan, atau menyebut dirinya perempuan.
Menurut saya, ada beberapa hal yg cukup membuat seorang perempuan meyakini dirinya adalah perempuan. Apakah itu ??? Eng...ing...eng... :
  • Bingung memilih baju. Yapp, semua cewek pasti pernah merasakan hal yg satu ini. Baju bertumpuk di lemari, tapi tetap saja berlagak tidak tahu mesti pake baju apa. Bertingkah seolah-olah tidak punya baju. Dan yg lebih sialnya lagi, udah mikir lama mau pake baju yg mana, jadinya malah salah kostum.
  • Bingung mau makan apa. Dan yg kedua adalah soal makanan. Akan ada masanya di mana seorang perempuan tidak bisa menentukan pilihan untuk hal-hal kecil, seperti : Siang nanti mau makan apa ??? Nah.., kadang soal memilih menu makan sj perempuan bisa tampak seperti bingung memilih jodoh....preeett
  • Bingung memutuskan potong rambut atau tidak. Nah.., ini lagi hal yg menurut saya adalah "cewek banget". Perkara mau potong rambut atau tidak kadang makan waktu berhari-hari. Mikirnya dengan penuh pertimbangan karena takut nantinya malah menyesal ( kayak pertimbangan waktu mau pacaran atau mau nikah ya??). Dan tidak jarang, udah mikir berhari-hari, tapi keputusannya "rambut tidak jadi dipotong". Ini seperti, lagi ditembak cowok, terus minta waktu berpikir, dan ujung-ujungnya cowoknya ditolak.
Kali ini segitu dulu. Pernah merasakan ketiga hal ini adalah pertanda yg cukup untuk menyadari diri kita adalah perempuan. Tidak harus berkebaya, berdandan cantik seperti perempuan cantik lainnya untuk disebut perempuan. Cukup memiliki tiga kebingungan ini.  

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Asap Rokok Bau Sate, Kenapa Tidak?

Bertemu Pemangku Adat Segeri