RI : Republik Indo(mie)sia

Tahun 2014 katanya tahun politik. Negara kita berpesta demokrasi(lagi-lagi "katanya). Mulai dari pileg April kemarin dan kemudian Juli nanti pilpres. 
Sebenarnya saya tidak begitu tertarik  dengan event yang katanya pesta ini, karena menurut saya pemilihan umum adalah kesempatan untuk rakyat kecil seperti saya untuk memilih manusia-manusia mana yang paling saya restui untuk jadi kaya ataupun lebih kaya lagi. Hanya itu !!!
Pileg, pilpres, (awalnya) menurut saya biasa saja. Tapi pilpres kali ini terasa berbeda. Lebih heboh. Heboh di media sosial. Timeline isinya dukungan terhadap capres ini-capres itu, kebaikan capres ini-keburukan capres itu. Awalnya masih biasa saja..., tapi lama-lama terasa lebay. Saya memaklumi kalau ada yang jatuh cinta dengan figur salah satu capres, dan saya juga sama maklumnya jika ada yang tidak mencintai capres yang lainnya, tapi bukankah "mencintai dan tidak mencintai" bisa biasa saja ?? Tidak perlulah memuji demikan hebatnya, dan mencaci yang lain dengan sama hebatnya.
Dukungan-dukungan terhadap capres yg berlebihan ini, lama-lama seperti iklan mie instant. Mengakunya bergizi, mengandung vitamin, dan mineral, padahal yaaaa.....hanya "mie instant". Dan semakin parah, karena iklan "mie instant" kali ini tidak hanya membanggakan kandungan gizi di dalamnya, tapi juga membeberkan bahaya "mie instant" merk lain. Aduuuhh !!
Mendukung sih wajar saja, tapi tidak harus kan berlebihan. Toh, meskipun mengaku bergizi..., tidak ada yang sepenuhnya percaya kalau mie instant merk tertentu bergizi dan sehat. Mie instant hanya ada 2 jenis, yang berkuah atau goreng. Jadi, buat para pendukung-pendukung/timses capres..., berhentilah memenuhi timeline dengan "iklan mie instant" seperti sekarang ini. Kami penikmat "mie instant"..., tidaklah peduli dengan gizi waktu memakannya. Makanya, ketika hendak membeli "mie instant" pertimbangan kami hanya : goreng atau kuah ??? Tidak perlulah berlebihan, berhentilah memberi iming-iming "vitamin" saat menjual mie instant kalian !!

Sebenarnya ada pilihan untuk lebih sehat dengan cara menjauhi mie instant, tapi saya belum bisa, saya pilih Indomie goreng. Kamu ????


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Asap Rokok Bau Sate, Kenapa Tidak?

Bertemu Pemangku Adat Segeri